Dalam satu minggu terakhir (25/08-01/09), surat kabar harian Kompas dinilai berhasil membentuk brand yang baik di mata konsumer dan cukup menjadi bahan pembicaraan dalam media sosial. Hal ini terlihat dari nilai kekuatan 34 % yang dimiliki. Dari jumlah 320 post mengenai harian Kompas yang muncul di media sosial, harian Kompas paling sering dibicarakan di stumbleupon (95 post), kemudian diikuti twitter (64 post), google_blog(50 post), facebook (24 post), dan media sosial lainnya. Sedangkan media sosial yang paling aktual (baru saja terjadi) membicarakan harian Kompas adalah Facebook, hal ini terlihat dari jumlah 15 post terakhir yang membicarakan harian Kompas, Facebook menyumbangkan 6 post di antaranya, dan 9 post lainnya langsung dari Kompas centre itu sendiri. Selain itu, dari jumlah 320 post tersebut hany 10 post yang memiliki nilai negatif dan 310 memiliki sifat positif dan netral.
Kesimpulannya, harian Kompas telah berhasil membentuk brand yang baik di mata konsumer dalam media sosial. Kepercayaan ini jika terus dipertahankan bahkan ditingkatkan, maka akan menjadi kekuatan tersendiri bagi harian Kompas.
Selasa, 31 Agustus 2010
Social Media : Purk, a Social Journal For Your Life

Hingga saat ini, (teknologi) media telah berkembang sangat pesat. Salah satunya ditandai dengan perkembangan media sosial berbasis internet, baik berupa blog/micro blog, social network, dan file sharing center. Dan salah satu dari media sosial yang menarik adalah PLURK.
Plurk merupakan satu dari sekian banyak situs jejaring sosial yang ada yang memungkinkan penggunanya untuk meng-update pembaruan (disebut sebagai suatu plurk) dlam bentuk pesan singkat. Pembaruan ini akan tampil di halaman web pengguna yang berbentuk time line (garis waktu) sehingga semua pembaruan yang di-update tersusun secara kronologis sesuai waktu pembaruan. Setiap plurk yang di-update akan masuk juga dalam time line teman-teman plurk-ers (sebutan untuk pengguna Plurk) sehingga sesama pengguna dapat mengetahui setiap pembaruan yang terjadi dan saling menanggapi plurk yang diinginkan.
Kata Plurk dalam konteks layanan ini berarti website nyaman yang memperbolehkan pengguna untuk menunjukkan peristiwa yang membuat hidup nyaman layaknya daging yang enak dan mudah dicerna. Sesuai dengan pengertian tersebut, Plurk tergolong sebagai microblog melihat panjang pesan yang terbatas hanya sebanyak 140 karakter untuk satu kali pembaruan dan didesain secara sederhana hanya untuk berbagi pesan tanpa fasilitas seperti situs jejaring sosial lain, seperti facebook, yang memiliki fasilitas untuk berbagi (tag) gambar, video, dan note.
Sepintas melihat ke belakang, Plurk pertama kali diluncurkan pada 12 Mei 2008. Penciptanya merupakan sekumpulan orang yang tergabung dalam tim yang mereka sebut sebagai The A-Team. Mereka adalah Amir (Lead Developer), Alvin (Design Lead), Akan (Plurk Overload), Gleb (IM God), Janet (Developer), dan Ryan (System Administrator).
Di tengah pesaingan dengan situs jejaring sosial dan mikroblog lainnya, plurk dpat bertahan karena beberapa kelebihannya, yaitu :
1. Plurk memiliki tampilan halaman web yang unik dan berbeda, yaitu dalam bentuk time line. Setiap plurk yang di-update oleh pengguna dan teman plurk-ers akan tersusun secara kronologi menurut waktu plurk tersebut di-update.
2. Plurk menyediakan fasilitas pembaruan template/ layout/theme. Pengguna plurk dapat membarui template/ layout/theme setiap saat sesuai keinginannya sehingga setiap pengguna memiliki tampilan yang berbeda-beda.
3. Pengguna dapat meng-update plurk (pesan) berwarna.
4. Plurk yang telah di-update dapat diedit kembali. Pengguna dapat menambahkan atau mengurangi pesan sesuai keinginannya.
5. Plurk menyediakan fasilitas share situs jejaring sosial lainnya, seperti facebook dan twitter. Dengan fasilitas ini, pengguna dapat meng-update status untuk semua account-nya dalam waktu bersamaan. Jadi, ketikan pengguna meng-update status di plurk, maka secara otomatis status yang sama juga akan ter-update di facebook dan twitter.
6. Fasilitas emoticon. Selain berupa pesan tertulis, pengguna juga dapat melengkapinya dengan emoticon-emoticon yang unik dan lucu untuk menunjukkan perasaan dan situasi pengguna saat itu. Contohnya : emoticon senyum, sedih, menangis, marah, licik, menari, lapar, mendengarkan musik, malu, dan tertawa terbahak-bahak.
7. Nilai karma. Dalam komunitas plurk dikenal sebutan karma, yaitu nilai yang diberikan berdasarkan keaktifan pengguna. Keaktifan ini dinilai dari frekuensi meng-update dan merespon plurk, friend inviting, upload gambar, pembaruan layout, serta faktor lainnya. Semakiin tinggi nilai yang diperoleh, pengguna mendapat semakin banyak fasilitas untuk digunakan, seperti emoticon yang baru.
8. Bahasa. Hingga saat ini (27/08) plurk tersedia dalam 35 pilihan bahasa sehingga memungkinkan pengguna untuk menggunakan bahasa yang dimengerti.
Jika dibandingkan dengan media sosial yang lain, sebut saja Facebook, kekurangan plurk bias dilihat dari tidak adanya fasilitas tag gambar maupun advetisment space. Kedepannya, diharapkan The A-Team dapat terus melihat kebutuhan pengguna media sosial sehingga fungsi Plurk sebagai media sosial dapat dimaksimalkan.
Selasa, 24 Agustus 2010
Minggu, 02 Mei 2010
Petra Parade 2010
Tanggal 22 – 25 April 2010 merupakan hari bersejarah bagi Universitas Kristen Petra. Selama empat hari itu diadakan open campus yang berbeda dari open campus sbelumnya. Jika biasanya open campus diadakan di luar UK Petra, open campus kali ini diadakan langsung di UK Petra, yang lebih dikenal dengan nama Petra Parade 2010.
Petra Parade ini mengusung tema LIGHT yang merupakan singkatan dari lima nilai UK Petra ; Love, Integrity, Growth, Humility, and Truth.
Untuk mendukung Petra Parade ini, tiga gedung utama UK Petra, yaitu gedung P, W, dan T, didekor secara profesional sehingga gedung P menjadi kapal, gedung W menjadi mercusuar, dan gedung T menjadi dermaganya. Dan untuk memperkenalkan UK Petra, khususnya setiap jurusannya, kepada para pengunjung, sekaligus memeriahkan Petra Parade, maka diadakan lebih dari 100 macam kegiatan selama empat hari Petra Parade diadakan. Setiap departemen membuat dekorasi, stan, dan beraneka ragam kegiatan untuk memperkenalkan departemen mereka kepada pengunjung, khususnya anak SMA.
Terharu, Rektor UK Petra, Bapak Rolly Intan meneteskan air mata ketika memberikan sambutan pada Closing Ceremony Petra Parade tanggal 25 April. Beliau mengatakan bahwa beliau sangat bersyukur atas penyertaan Tuhan pada UK Petra serta kerja keras dan semangat segenap sivitas akademika untuk menyukseskan Petra Parade ini. Pada akhir sambutannya, beliau mengucapkan sampai betemu lagi di Patra Parade 2011, diiringi tepuk tangan meriah dari para pengunjung.
Petra Parade ini mengusung tema LIGHT yang merupakan singkatan dari lima nilai UK Petra ; Love, Integrity, Growth, Humility, and Truth.
Untuk mendukung Petra Parade ini, tiga gedung utama UK Petra, yaitu gedung P, W, dan T, didekor secara profesional sehingga gedung P menjadi kapal, gedung W menjadi mercusuar, dan gedung T menjadi dermaganya. Dan untuk memperkenalkan UK Petra, khususnya setiap jurusannya, kepada para pengunjung, sekaligus memeriahkan Petra Parade, maka diadakan lebih dari 100 macam kegiatan selama empat hari Petra Parade diadakan. Setiap departemen membuat dekorasi, stan, dan beraneka ragam kegiatan untuk memperkenalkan departemen mereka kepada pengunjung, khususnya anak SMA.
Terharu, Rektor UK Petra, Bapak Rolly Intan meneteskan air mata ketika memberikan sambutan pada Closing Ceremony Petra Parade tanggal 25 April. Beliau mengatakan bahwa beliau sangat bersyukur atas penyertaan Tuhan pada UK Petra serta kerja keras dan semangat segenap sivitas akademika untuk menyukseskan Petra Parade ini. Pada akhir sambutannya, beliau mengucapkan sampai betemu lagi di Patra Parade 2011, diiringi tepuk tangan meriah dari para pengunjung.
Senin, 01 Maret 2010
Camp KTI 2009

Tiga hari dua malam (26-28/02), bertempat di wisma TALITAKUM, Batu-Malang, anak-anak Kawasan Timur Indonesia (KTI) Universitas Kristen Petra berkumpul... Bukan sekedar untuk main-main ataupun refreshing, tapi untuk mengikuti CAMP KTI...
Camp KTI adalah Camp yang ditujukan untuk mahasiswa UK Petra yang berasal dari Kawasan Timur Indonesia, dalam konteks ini adalah Papua, Ambon, Kupang dan sekitarnya, Palangkaraya dan sekitarnya, serta Toraja dan sekitarnya, khususnya untuk penerima beasiswa KTI (wajib).. Sedangkan Mahasiswa daerah tersebut non beasiswa diharapkan mengikuti camp tersebut...Selain mahasiswa yang berasal dari daerah tersebut, kesempatan untuk mengikuti Camp ini juga diberikan bagi penerima beasiswa daerah Surabaya sebagai lanjutan dari pembinaan awal penerima beasiswa (Juli 2009)..
Camp ini bertema "WE ARE FAMILY". Sesuai dengan tema tersebut, tema ini bertujuan untuk menyatukan anak-anak KTI.. Mereka perlu menyadari bahwa mereka semua adalah keluarga besar yang ditempatkan oleh Tuhan untuk saling mengasihi. Bukan hanya yang sedaerah saja yang merupakan keluarga, tapi mereka semua merupakan keluarga..
Dengan kepanitiaan yang terdiri dari 22 anggota, camp ini dibuat semenarik dan senyaman mungkin.. Berbeda dengan camp-camp biasanya yang merupakan berupa "penyiksaan", camp ini bahkan menyediakan waktu idaman (istirahat dan mandi), yang dapat digunakan sesuka peserta camp.. Ada yang berenang (ada kolam renang), mengerjakan tugas, bercerita, dan bernyanyi... Peserta camp juga diperbolehkan membawa snack sesuka hati mereka.. Konsumsi waktu camp juga terjamin.. Tiga kali makan dan dua kali snack.. Tidak ada teriakan-teriakan panitia ataupun amukan-amukan panitia yang menjengkelkan... Semua panitia memperlakukan peserta layaknya keluarga...
Ada beberapa kegiatan yang dilakukan selama camp ; sesi Firman, sesi materi, diskusi KTI, saat teduh, malam keakraban, idaman, outdoor, dan talent show... Sesi Firman diadakan sebagai pembuka dan penutupan camp. Sesi materi berisi materi-materi terkait dengan tema "WE ARE FAMILY".. Kedua sesi ini dipimpin oleh pembicara-pembicara dari UK Petra ; Pdt. Ignatius B. Seta, Pak Anthon Katoba, dan Pak Hani. Diskusi realita KTI terdiri dari dua sesi. yang opertama dipimpn oleh Fredy Matulesi dari Ambon selaku ketua Ikatan Mahasiswa Indonesia Timur di Petra (IMITRA). Sesi ini berisi tentang diskusi program-program yang telah dan akan dilakukan oleh IMITRA. Sesi kedua dipimpin oleh Pak Jones (Wakil Rektor Kemahasiswaan UK Petra). Melalui sesi ini, beliau menjelaskan fakta-fakta tentang keadaan mahasiswa KTI di Petra. Berikutnya, sesi saat teduh atau yang dikenal dengan SaTe.. Panitia dan peserta harus bangun tidur pukul 04.30 pagi untuk melakukan pendalaman Firman secara berkelompok. masing-masing kelompok dipimpin oleh salah satu panitia. Sesi idaman, seperti dijelaskan sebelumnya adalah waktu istirahat dan mandi, dan setiap orang bisa melakukan apapun sesuka hatinya. Talent show diadakan pada hari kedua. Peserta dibagi menjadi 6 kelompok dan diberi tema berbeda untuk talent show. Segera setelah talent show selesai, langsung diadakan sesi malam keakraban. Peserta dibagi dalam dua baris dengan mata ditutupi slayer. dengan saling berpegangan pundak, mereka diarahkan oleh panitia menuju tempat api unggun. Selama perjalanan itu peserta sedikit "dipermainkan". Mereka disuruh menunduk walaupun tidak ada pohon, melompat walaupun tidak ada lubang, disiram air, dan dibawa berkeliling sebelum dibawa ke tempat api unggun. Masih dalam keadaan mata tertutup, peserta bernyanyi lagu "Satukan Kami" sambil berpegangan tangan... Tony Indra Jaya, mahasiswa dari Palangkaraya, selaku ketua camp, pada waktu malam keakraban mengaku bahwa dia sangat berharap para pesrta dan panitia camp dapat memiliki rasa kekeluargaan, tidak hanya pada saat camp, tapi juga terus selamanya.. Bahkan, jika hanya satu peseta yang memiliki rasa itu, dia percaya pekerjaan Tuhan akan terus berlanjut untuk semua anak KTI... Sesi outdoor dilakukian pada hari ketiga.. Peserta dibagi dalam empat kelompok dan saling berhadapan dalam enam pos game selama 4 jam.. Setelah semua pos dilewati, semua peserta dan panitia bersama-sama terjun ke kolam renang dan bersenang-senanga untuk yang terakhir kali... Semua kembali berkumpul di aula segera setelah membersihkan badan.. Sebelum kembali ke Surabaya, diadakan acara-acara "ringan", yaitu pembacaan surat cinta, pengumuman tim outdoor terbaik, keplek terbaik, dan peserta terbaik, serta panitia terfavorit...
Semuanya pulang dalam keadaan capek tapi sangat menikmati camp ini... Bahkan, ada beberapa peserta yang sudah bertekad menjadi panitia Camp KTI berikutnya....
Camp KTI telah selesai, tetapi biarlah kekeluargaan di antara mereka tetap terjaga... Tetap semangat untuk Camp berikutnya... CAMP KTI 2009 : "WE ARE FAMILY"
Rabu, 24 Februari 2010
UKM Paduan Suara Universitas Kristen Petra Periode 2009/2010

SHINE !!!!!!!!!!! itulah tema Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Paduan Suara Universitas Kristen Petra periode 2009/2010... Salah satu UKM hasil kerja Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) ini memulai kegiatannya sejak bulan Agustus tahun 2009 dan hingga saat ini (25/02), mereka telah berlatih 3 lagu. Diketuai oleh Shelia, anggota Paduan Suara Universitas, mereka telah melakukan beberapa kegiatan pelayanan; charity ke panti asuhan Lidia, menyanyi di upacara peringatan hari nasional, dan mengisi pujian di kebaktian universitas. Anak-anak UKM juga terlibat dalam konser Drama Musikal "Joseph and the Amazing Technicolor Dreamcoat" bersama Paduan Suara Universitas, Petra Chorus, Petra Chorale, dan badan Apresiasi dan Pengembangan Musik Gerejawi (APMG) Universitas Kristen Petra. Pelayanan-pelayanan tersebut tentu saja tidak terlepas dari visi mereka yang pada intinya menggunakan suara mereka untuk kemuliaan Tuhan.
Kegiatan rutin dari anak-anak UKM Paduan Suara ini adalah latihan fellowship dan latihan setiap hari Jumat. Mereka dilatih oleh kakak-kakak dari Petra Chorale. Mereka dibagi sesuai jenis suara di ruangan yang berbeda-beda. Jenis suara sopran dan alto bersama K'Lia, sedangkan tenor dan bass berturut-turut dilatih oleh K'Gandha dan K'Oni.. Selain latihan rutin tersebut, mereka, masing-masing kelompok suara, sopran 1-2, alto 1-2, tenor 1-2, dan bass 1-2, didampingi oleh mentor dari paduan suara universitas. Kakak-kakak mentor tersebut bertugas membantu mereka dalam berlatih lagu dan memantapkan teknik benyanyi mereka. Latihan bersama kakak mentor sangat fleksibel dalam hal waktu. Jadi, mereka sendiri yang membuat perjanjian kapan dan dimana mereka akan berlatih. Christo, salah satu anggota basa dua mengaku berlatih bersama mentornya, K'Richard, (hampir) setiap hari Sabtu. semua persiapan di atas (fellowship dan latihan) bertujjuan agar mereka benar-benar mau menampilkan yang terbaik bukan untuk menunjukkan kehebatan mereka, tetapi sekali lagi, unutk memuliakan Tuhan.
Untuk menjadi anggota UKM Paduan Suara, mereka melalui proses seleksi yang cukup ketat. Pertama, mereka diperkenalkan tentang UKM Paduan Suara saat open house untuk mahasiswa baru dan sekalian melakukan pendaftaran. Setelah itu, mereka akan dihubungi untuk mengikuti audisi, yang terdiri dari dua sesi, yaitu wawancara dan tes suara. Wawancara dilakukan oleh kakak-kakak pengurus dan anggota Paduan Suara Universitas. Calon anggota UKM ditanyai beberapa pertanyaan seputar motivasi, pengalaman, dan prioritas hidup mereka. Audisi kedua adalah tes suara. Satu persatu akan masuk ke ruangan ujian untuk menjalani empat sub-tes kedua ini, yaitu jangkauan nada, hearing, membaca not, dan bernyanyi. pengumuman kelulusan akan diberitahu beberapa hari kemudian.
Di pertengahan periode ini, mereka akan melakukan beberapa pelayanan dalam waktu dekat, antara lain mengisi pujian di Gebyar Seni Budaya (GSB) dan Petra Choir Festival. Akhirnya, terus semangat dalam melayani Tuhan. SHINE !!!
Rabu, 09 Desember 2009
movie resume _the insider_
The Insider adalah film yang mengangkat kisah nyata usaha pengungkapan kebenaran dalam dunia jurnalstik. Jeffry Wigand (Russel Crowe), seorang ilmuwan salah satu perusahaan rokok terkemuka Brown and Williamson (B & W) dipecat hanya dengan alasan kemampuan komunikasi yang buruk. Di lain pihak, Lowell Bregman, seorang produser TV Show “60 Minutes” di CBS menerima kiriman paket yang aneh berisi dokumen-dokumen penelitian perusahaan rokok. Melalui hal inilah Bregman dan Wigand mulai berkenalan. Wigand yang adalah seorang ilmuwan membantu Bregman yang tidak bisa menerjemahkan dokumen tersebut. Seiring waktu berjalan, mereka menyadari kebohongan perusahaan rokok yang bersumpah bahwa tidak ada zat adiktif berbahaya yang terkandung dalam rokok dan Wigand adalah satu-satunya orang yang bisa membuktikan kebenaran itu untuk menyelamatkan kesehatan seluruh masyarakat. Bregman berusaha membujuk Wigand agar diwawancara untuk mengungkap kebohongan tersebut, walaupun Wigand telah menandatangani perjanjian kerahasiaan dengan perusahaan B & W.
Menyadari keberadaan Wigand yang menjadi musuh, perusahaan rokok mulai menyerang Wigand dan keluarganya melalui teror-teror, seperti e-mail pembunuhan, peluru di dalam kotak pos, dan pengintaian di rumah baru mereka. Hal ini membuat Wigand sekeluarga berada dalam depresi yang luar biasa. Dalam situasi seperti ini akhirnya Wigand memutuskan untuk diwawancarai. Hal ini tentu merupakan kelegaan bagi Bregman. Namun kelegaan ini tidak berlangsung lama. Konflik internal yang terjadi di dalam CBS menyebabkan hasil wawancara Wigand diedit sehngga tidak sedikitpun mengungkapkan kebenaran. Menonton tayangan tersebut, Wigand dan Bregman menjadi sangat kecewa. Wigand merasa bahwa semua usaha yang telah dilakukannya hanyalah sia-sia, apalagi ia ditinggal oleh isteri dan anaknya.
Untungnya, di tengah keputusasaan Wigand, Bregman tetap berjuang walaupun dia dipaksa “mengambil cuti” dan tinggal di daerah yang jauh. Akhirnya, usaha mereka mencapai keberhasilan. Hasil wawancara itu dipublikasikan secara utuh menyuarakan kebenaran. Hasilnya, perusahaan rokok harus membayar kerugian sebesar $ 246.000.000.000.000. Wigand meraih penghargaan sebagai the Sallie Mae First Class Teacher of the Year dan Bregman bekerja untuk PBS dan menjadi pengajar di Graduate School of Journalism – Universitas California.
Menyadari keberadaan Wigand yang menjadi musuh, perusahaan rokok mulai menyerang Wigand dan keluarganya melalui teror-teror, seperti e-mail pembunuhan, peluru di dalam kotak pos, dan pengintaian di rumah baru mereka. Hal ini membuat Wigand sekeluarga berada dalam depresi yang luar biasa. Dalam situasi seperti ini akhirnya Wigand memutuskan untuk diwawancarai. Hal ini tentu merupakan kelegaan bagi Bregman. Namun kelegaan ini tidak berlangsung lama. Konflik internal yang terjadi di dalam CBS menyebabkan hasil wawancara Wigand diedit sehngga tidak sedikitpun mengungkapkan kebenaran. Menonton tayangan tersebut, Wigand dan Bregman menjadi sangat kecewa. Wigand merasa bahwa semua usaha yang telah dilakukannya hanyalah sia-sia, apalagi ia ditinggal oleh isteri dan anaknya.
Untungnya, di tengah keputusasaan Wigand, Bregman tetap berjuang walaupun dia dipaksa “mengambil cuti” dan tinggal di daerah yang jauh. Akhirnya, usaha mereka mencapai keberhasilan. Hasil wawancara itu dipublikasikan secara utuh menyuarakan kebenaran. Hasilnya, perusahaan rokok harus membayar kerugian sebesar $ 246.000.000.000.000. Wigand meraih penghargaan sebagai the Sallie Mae First Class Teacher of the Year dan Bregman bekerja untuk PBS dan menjadi pengajar di Graduate School of Journalism – Universitas California.
Langganan:
Postingan (Atom)