Rabu, 09 Desember 2009
movie resume _the insider_
Menyadari keberadaan Wigand yang menjadi musuh, perusahaan rokok mulai menyerang Wigand dan keluarganya melalui teror-teror, seperti e-mail pembunuhan, peluru di dalam kotak pos, dan pengintaian di rumah baru mereka. Hal ini membuat Wigand sekeluarga berada dalam depresi yang luar biasa. Dalam situasi seperti ini akhirnya Wigand memutuskan untuk diwawancarai. Hal ini tentu merupakan kelegaan bagi Bregman. Namun kelegaan ini tidak berlangsung lama. Konflik internal yang terjadi di dalam CBS menyebabkan hasil wawancara Wigand diedit sehngga tidak sedikitpun mengungkapkan kebenaran. Menonton tayangan tersebut, Wigand dan Bregman menjadi sangat kecewa. Wigand merasa bahwa semua usaha yang telah dilakukannya hanyalah sia-sia, apalagi ia ditinggal oleh isteri dan anaknya.
Untungnya, di tengah keputusasaan Wigand, Bregman tetap berjuang walaupun dia dipaksa “mengambil cuti” dan tinggal di daerah yang jauh. Akhirnya, usaha mereka mencapai keberhasilan. Hasil wawancara itu dipublikasikan secara utuh menyuarakan kebenaran. Hasilnya, perusahaan rokok harus membayar kerugian sebesar $ 246.000.000.000.000. Wigand meraih penghargaan sebagai the Sallie Mae First Class Teacher of the Year dan Bregman bekerja untuk PBS dan menjadi pengajar di Graduate School of Journalism – Universitas California.
Minggu, 06 Desember 2009
pergeseran budaya
Budaya telah berkembang mulai dari munculnya manusia, evolusi manusia, hingga saat ini. Kemampuan berpikir manusia yang terus berkembang akhirnya mengakibatkan pergeseran tren dan tentu saja pergeseran budaya. Pergeseran budaya yang terjadi menyerang seluruh aspek kehidupan manusia; ekonomi, politik, pendidkan, bahkan agama. Salah satu pergeseran yang tampak nyata dalam kehidupan prang Kristen adalah beralihnya penggunaan Alkitab cetak ke Alkitab elektronik.
Alkitab elektronik yang paling fenomenal adalah dalam bentuk aplikasi dalam handphone. Penggunaan aplikasi Alkitab ini tidak hanya terjadi di kota besar saja, tetapi sudah terjadi di kota-kota kecil di jemaat yang besar ataupun jemaat yang kecil. Dengan adanya aplikasi Alkitab di Hp ini, seseorang tidak perlu lagi membawa Alkitab cetak yang secara fisik memang lebih besar dan berat. Praktis, bisa disebut seperti itu. Apalagi, aplikasi alkitab ini mudah sekali didapat dan dengan harga yang lebih murah dari Alkitab cetak. Aplikasi Alkitab memungkinkan penggunanya untuk mencari ayat Alkitab hanya dengan memasukkan kata kunci. Untuk membuka ayat yang sudah menjadi tujuan pengguna juga sangat mudah. Cukup memasukkan nama kitab, pasal, dan ayat tanpa perlu mencari secara keseluruhan. Berbeda dengan Alkitab cetak yang memaksa penggunanya untuk mencari menggunakan penanda halaman (bagi yang ada). Apabila Alkitab cetak tersebut tidak memilki penanda halaman maka ayat tujuan harus dicari halaman demi halaman yang tentu saja menghabiskan waktu. Satu lagi kelebihan dari Alkitab elektronik adalah membuat penggunanya merasa lebih modern karena ini berhubungan dengan teknologi.
Sebenarnya penggunaan Alkitab elektronik ini sah-sah saja jika sebatas penggunaan dalam konteks waktu san suasana yang tiba-tiba atau tergesa-gesa saja karena penggunaan Alkitab elektronik dala semua konteks waktu dan suasana sebenarnya menimbulkan dampak-dampak negative juga. Dalam setipa kebaktian orang Kristen Protestan delalu ada peraturan agar jemaat menonaktifkan HP atau minimal di-silent dengan tujuan ubntuk menjaga ketenangan selama kebaktian berlangsung. Namun, jemaat akan dengan leluasa menggunakan HP dengan alasan membaca alkitab. Tidak ada jaminan bahwa jemaat itu tidak akan membuka feature lain, apalagi di hari minggu sering ada sms ucapan “ selamat hari Minggu” bagi orang Kristen. Hal ini tentu saja mengganggu jemaat lain dan merusak suasana ibadah. Penggunaan alkitab elektronik seperti ini lama-kelamaan akan menimbulkan perbedaan, bahkan jarak, dengan pengguna alkitab cetak dengan anggapan bahwa alkitab elektronik memiliki prestise lebih tinggi. Situasi ini memiliki potensi kesenjangan sosial yang sangat tinggi. Semakin maraknya penggunaan alkitab elektronik juga menjadi penanda bahwa gaya hidup serba cepat (instan) sudah semakin menguasai gaya hidup orang Indonesia.
Manusia Vs Teknologi
Siapa mengendalikan siapa ? Apakah manusia yang mengendalikan teknologi ataukah sebaliknya, teknologi yang engendalikan manusia ? secara logika kita akan menjawab manusialah yang mengendalikan teknologi karena teknologi adalah ciptaan manusia. Namun, bila kita memperhatikan realita kehidupan ini, bisa jadi kita ragu-ragu menjawabnya. Sadar atau tidak, kehidupan manusia sekarang banyak diwarnai dengan ketergantungan terhadap teknologi, contohnya handphone, internet, mesin cuci, dan lainnya.
Kebutuhan manusia akan handphone sudah melebihi kebutuhan pokok. Yang penting punya handphone, tidak peduli walaupun tidak membeli buku pelajaran. Yang penting mengisi pulsa daripada makan siang. Bahkan, kalau bisa harus memiliki tiga buah handphone sekaligus walaupun tidak digunakan. Sama halnya dengan internet. Banyak yang mengorbankan kesehatannya (tidak makan dan beristirahat) hanya untuk duduk di depan komputer mencari informasi tidak penting dan bermain game online, bahkan hal ini terjadi pada anak-anak. Pokoknya, di handphone harus ada feature web dan bila memungkinkan di rumah harus ada koneksi internet.
Hal tersebut merupakan tanda-tanda bahwa manuisa mulai dikendalikan oleh teknologi. Tawarn-tawaran “menggiurkan” dari perkembangan teknologi membuat manusia menggantungkan hidup sepenuhnya pada teknologi. Sebagai contoh, dengan adanya kemajuan teknologi medis, kesehatan menjadi tidak terlalu diperhatikan. Sebagai manusia, kitalah yang mengadakan teknologi. Karena itu, kita harus mampu membatasi dan berhati-hati dalam menggunakan teknologi. Teknologi ada untuk membantu manusia menjalankan kehidupannya. Bukan untuk menjadi Tuhan yang mengendalikan kehidupan menusia. Karena itu, gunakanlah teknologi secara tepat guna.
Memperhatikan hal-hal di atas, marilah kita berhati-hati dalam menggunakan alkitab elektronik, dan teknologi pada umumnya. Segala sesuatu akan mengalami perubahan. Yang tetap hanyalah perubahan itu sendiri, termasuk kebudayaan dan teknologi. Karena itu, kita harus siap menghadapi perubahan dalam hidup. Ingat, manusialah yang harus mengendalikan teknologi bukan manusia yang dikuasai teknologi !
UNAS tetap penting
“ Lebih baik tanpa Unas. ” ? Saya tidak setuju. Bila kelulusan siswa diserahkan kepada guru dan kepala sekolah maka proses penentuan kelulusan itu akan menjadi subyektif dan berbeda-beda antara satu sekolah dengan sekolah yang lain. Masing-masing sekolah tentu akan memiliki standar kelulusan siswa masing-masing. Hak independen setiap sekolah dalam menentukan “nasib” siswa ini akan membuat pelaksanaan pembangunan pendidikan menjadi sulit dikontrol oleh pemerintah. Situasi ini bisa diibaratkan sebagai permainan bola tanpa pearturan dan wasit. Keberadaan Unas sangat diperlukan sebagai standar universal di Indonesia agar semua sekolah memiliki standar kelulusan yang sama.
Untuk mengetahui mutu pendidikan nasional di Indonesia, UPMP saja tidak cukup. Dengan adanya Unas yang dilakukan secara berkala pemerintah dapat mengetahui perkembangan pembangunan pendidkan setiap daerah secara pasti setiap tahunnya. Ini memudahkan pemerintah dalam pengambilan kebijakan terkait denngan pendidikan.
Unas juga membantu meningkatkan mutu pendidikan. Dengan adanya unas siswa diajak untuk semakin berpikir kritis, banyak membaca, berdiskusi secara cerdas, serta belajar mengolah informasi secara logis, tidak sekedar menghafal, dengan didukung oleh peningkatan mutu guru, buku teks, dan kualitas sarana dan prasarana pendidikan.
Unas adalah suatu tekanan ?
Salah satu paradigma yang salah tentang Unas adalah sebuah tekanan bagi kebanyakan siswa dan guru sehingga siswa menjadi takut mengikuti unas dan akhirnya berpengaruh pada mental siswa sehingga tidak lulus. Sungguh suatu pandangan yang salah. Unas bukanlah suatu tekanan bagi guru dan siswa. Mental hanya ingin mendapatkan sesuatu secara mudah inilah yang harus diubah. Pandangan bahwa Unas membawa tekanan inilah yang harus diubah. Bukan Unas itu sendiri yang harus dihapuskan. Dengan Unas pun guru dan siswa dapat meningkatkan kinerjanya tanpa merasa tertekan dan terpaksa. Bahkan Unas dapat mendorong kemauan belajar dan keseriusan dari guru dan siswa. Hal ini terlihat dari betapa guru dan siswa giat melakukan kegiatan belajar mengajar menjelang Unas, baik jenjang SD, SMP, maupun SMA.
Akhirnya, saya mau menegaskan bahwa Unas harus tetap dijalankan sebagai salah satu program bidang pendidikan. Selanjutnya hanya perlu dilanjutkan dengan perbaikan keefektifan dan kualitas Unas. Bukan dihapuskan.
Minggu, 23 Agustus 2009
it's totally Christo

Me, myself, and I
Siapakah saya ? Agaknya pertanyaan interlalu luas. Dapat diinterpretasikan dari berbagai sudut panjang. Tapi saya akan mencoba memberikan jawaban sedetail mungkin.
Nama saya Christo Rico Lado. Teman-teman dan keluarga biasa memanggil saya Eko, walaupun saya lebih nyaman dipanggil Christo atau Rico. Saya adalah anak ke-3 dari 5 bersaudara. Papa saya bernama Bernad dan mama bernama Merry. Kakak saya adalah Ika dan Iki, serta dua adik bernama Ifa dan Iku. Saya lahir di Kupang, salah satu surganya Indonesia dengan keindahan alam yang natural, pada tanggal 1 April 1991. Tinggi badan 165 cm dengan berat 50 kg. Saya adalah lulusan TK, SD, SMP, dan SMA di Kupang, dan sekarang (22/8) saya adalah mahasiswa ilmu komunikasi Universitas Kristen Petra angkatan 09. Saya memilih ilmu komunikasi karerna ingin bekerja di bidang pertelevisian. Selain itu saya ingin mempunyai communication skill yang baik. Selain itu saya ingin bergabung dalam UKM dan LK di Petra untuk mendapatkan kemampuan soft skill. Oh ya, hamper lupa. Saya adalah seorang kristiani yang sekarang berjemaat di GKI Jemursari.
Soal kepribadian, saya adalah seorang INTJ berdasarkan hasil tes MBTI. INTJ berarti Introvert, iNtuitive, Thinking, and Judging. Artinya, saya adalah pribadi yang selalu mendapatkan kekuatan dari diri saya sendiri bukan dari lingkungan sekitar ataupun teman. Introvert tidak selalu berarti pendiam dan penyendiri. Saya suka murah senyum, tentunya. Saya adalah pribadi yang selalu mengandalkan logika/fakta bukan perasaan. Dan judging yang berarti saya nyaman pada segala yang telah disusun dengan teratur, khususnya jadwal kegiatan. Saya kurang sesuai dengan kegiatan yang diadakan secara tiba-tiba. Kombinasi dari INTJ tersebut membuat saya mempunyai kelebihan dan kekurangan sebagai berikut :
· Kelebihan : murah senyum, disiplin waktu, mau belajar, tidak boros, penampilan menarik, dan jujur.
· Kekurangan : keras kepala, kurang percaya diri, dan khawatiran.
Soal kefavoritan, saya gemar mendengarkan music dan bernyanyi (saya cinta music R n B western), membaca novel misteri, terutama karya Agatha Christie. Salah satu favorit saya adalah yang berjudul “a pocket full of rye”. Saya suka mebaca komik fiksi, animation, and imagination. Begitu juga dengan film. Saya pencinta film kartun. Komik dan film kartun saya favorit adalah BLEACH. Makanan favorit saya adalah segala macam daging khususnya babi dan ayam, dan sayur adalah musuh saya. Akan menjadi lebih nikmat jika mama yang memasak. Minuman favorit adalah es jeruk dan otomatis buah kesukaan saya adalah jeruk. Warna kesukaan saya adala hijau. Satu-satunya olahraga yang saya suka adalah lari pagi. Walaupun saya adalah mahasiswa komunikasi, tapi pelajaran yang paling menyenangkan bagi saya adalah kimia dan matematika.
Yap, sekian dulu. Kalau ingin mengenalku lebih dalam lagi, contact me at :
☻ HP : 081339137924
☻ E-mail : chriztho_61@yahoo.com
☻ Facebook : Christo Rico Lado